Thursday, May 16, 2013

Perbedaan Hikayat, Novel, dan Novel Terjemahan

HIKAYAT

Pengertian :

Hikayat adalah salah satu bentuk karya sastra prosa lama yang isinya berupa cerita, kisah, dongeng maupun sejarah. Umum-nya mengisah-kan tentang kepahlawan se-seorang, lengkap dengan keanehan, kekuatan, dan mukjizat sang tokoh utama

Ciri-ciri Hikayat Diantaranya :
 

  • -          Unsur karya hikayat terkesan mengandung unsur dongeng.
  • -          Isinya mendominasi fiksi atau tidak nyata atau terkesan tidak logis.
  • -          Isinya menceritakan kehidupan raja dan keluarganya.
  • -          Bentuk prosa hikayat memungkinkan adanya puisi didalamnya.
  • -          Bahasa yang digunakan tidak efektif.
  • -          Cenderung anonim.
  • -          Bersifat komunal, artinya menjadi milik masyarakat.
  • -          Hikayat sama dengan Roman.
  •       Cenderung menampilkan budaya yang baik.

NOVEL                 

     Pengertian :

      Novel adalah sebuah karya fiksi prosa yang  ditulis secara naratif; biasanhya dalam bentuk cerita. Penulis novel disebut NOVELIS. Kata novel berasa; dari bahasa Italia yang berarti “Sebuah Kisah atau sepotong berita”. 
    
        Ciri-ciri Novel diantaranya : 
  •        Cenderung menampilkan karangan berbentuk narasi.
  • -          Menggambarkan kehidupan lahir dan batin.
  • -          Dapat berupa kisah nyata maupun khayalan.
  • -          Struktur utamanya: plot, penokohan, dan peristiwa penting.
  • -          Terstruktur kronologis
  • -          Memiliki pengarang ( tidak anonim).
  • -          Dapat menggunakan bahasa sehari-hari maupun bahasa baku.
  • -          Biasanya terbagi dalam bab-bab tertentu.


NOVEL TERJEMAHAN

    Pengertian :

    Novel TERJEMAHAN adalah sebuah karya fiksi prosa yang  ditulis kembali dari bahasa  asing ke bahasa Indonesia. Novel terjemahan merupakan hasil terjemahan dari novel asli yang ditulis dari bahasa selain bahasa Indonesia.

     Ciri-ciri Novel Terjemahan Diantaranya :
     
  •        Cenderung menampilkan karangan berbentuk narasi.
  • -          Menggambarkan kehidupan lahir dan batin orang banyak atau internasional atau dari negara lain.
  • -          Dapat berupa kisah nyata maupun khayalan
  • -          Struktur utamanya: plot, penokohan, dan peristiwa penting.
  • -          Terstruktur kronologis
  • -          Memiliki pengarang ( tidak anonim).
  • -          Gaya bahasa yang digunakan menggunakan gaya bahasa berdasarkan negara asal.
  • -          Budaya yang digunakan merupakan budaya asing.
  •          Menggunakan nama-nama asing.
A*Artikel ini sudah di periksa kebenarannya oleh guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Jakarta, Ibu Lina Nurmala

Monday, April 29, 2013

Cerita Miris TKI di Negri Sendiri : BNP2TKI Rampok TKI Indonesia di Bandara..??

Berikut adalah Life tweet dari Mata Najwa, Tentang bagaimana TKI Indonesia dirampok dibandara, oleh organisasi yang dibentuk oleh pemerintah : BNP2TKI

1.Telah hadir di studio, mantan TKI korban pungli, Mutmainah.

2.“Turun dr pesawat, paspor diperiksa. TKI lalu dipisahkan pintu keluarnya” Mutmainah #MN

3.“Pdhl kita tau pintu keluar, tp dilarang dgn ancaman paspor ditahan. Petugas BNP2TKI memaksa kita ikut mereka ke jalur TKI” Mutmainah #MN

4.“Kita lalu dipaksa naik ke bis, lalu orang yg mengangkat tas kita, meminta uang” Mutmainah #MN

5.“Saya sdh menolak, blg mau ke Pasar Minggu.Tp mereka memaksa dgn menahan paspor kita” Mutmainah #MN

6.“Di bis, dimintai iuran angkat barang. Sy ksh Rp10rb malah dilempar, katanya ngasih kok ga ngira2. Mintanya di atas Rp50rb” Mutmainah #MN

7.“Di bandara, bk spanduk ‘Pungli adalah Kejahatan’, tp nyatanya ga sesuai dgn yg di spanduk” Mutmainah #MN

8.“Kemudian dipaksa menukar uang asing di situ. Wkt dibilang nggak ada uang, mereka tdk percaya dan menggeledah barang kita” Mutmainah #MN

9.“Di depan mata saya, ada yg sampai nangis2 karena disuruh telanjang wkt blg dia nggak ada uang” Mutmainah #MN

10.Kalau kita blg ‘Sy hny pny uang segini’, petugas tdk percaya dan blg pasti ada uang disimpan di (pakaian) dalam” Mutmainah #MN

11.“Petugas juga blg ‘Bohong kalau kamu tdk punya uang, kamu kan TKI, masa ga punya uang?” Mutmainah #MN

12.“Di tempat penukaran uang itu, harganya murah sekali, 1 ringgit hanya Rp 2.500” Mutmainah #MN

13.“Tiket travelnya sgt mahal, menunggunya dr pagi s/d malam. Yg minta uang di travel sepertinya aparat, tdk kelihatan wajahnya” Mutmainah #MN

14.“Kalau sdh mau turun, disuruh duduk di dkt sopir, lalu sopirnya minta uang lagi. Mereka mintanya lbh dr Rp100rb” Mutmainah #MN

15.“Waktu keberangkatan, paspor saya diperiksa petugas imigrasi, lalu dimintai uang Rp 600 ribu.” Mutmainah #MN

17.“Waktu mau ke Taiwan, agensi suruh kita ttd di kertas kosong. Katanya sy hrs bayar 30rb yen sbg tanda terima kasih” Mutmainah #MN

18.“Katanya kalo ga bayar, nanti dpt masalah. Sudah saya bayar, malah nggak ada kuitansinya” Mutmainah #MN

Demikianlah sepotong Cerita bagiamana BNP2TKI yang dikepalai oleh Jumhur Hidayat memperlakukan para TKI. DI Metro TV Pak Jumhur Berkilah itu hanyalah Oknum, tapi kenapa bisa ada terus menerus? dibiarkan? atau malah sebenarnya bagian dari BNP2TKI ? 

Sebarkan catatan ini, dan biarkan smua org yang punya rasa kemanusiaan, ikut menyebarkan dan bersama-sama berjuang menyita perhatian pemerintah membereskan kasus ini. mereka bukan hanya sekedar TKI tapi para ibu yang berjuang untuk anaknya yg ingin sekolah, berjuang untuk keluarganya yang sedang sakit dan berbabagai alasan baik lainnya.

SUMBER : 
http://www.kaskus.co.id/thread/517bf9cd8327cf4327000008

Wednesday, April 3, 2013

Contoh Karya Tulis Ilmiah Bahasa Indonesia Berbentuk Studi Kasus : Bahaya Virus E-Bola


BAB I
Pendahuluan

1.1.  Latar Belakang
Dalam Kehidupan sehari-hari, kesehatan adalah sebuah nikmat yang tak ternilai. Banyak orang harus merelakan waktunya terbuang untuk berbaring di rumah maupun rumah sakit untuk mengembalikan kondisi tubuh yang menurun. Banyak penyebab menurunnya kondisi tubuh. Beberapa diantaranya disebabkan oleh serangkan Virus dan Bakteri. Kedua mahluk mikroorganisme tersebut merupakan unsur dalam bibit penyakit yang paling banyak menyerang mahluk hidup.
Virus menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat di lihat dengan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit seperti cacar, influenza, dan rabies. Sedangkan menurut salah satu situs, Virus Ebola sebenarnya termasuk salah satu virus yang menyebabkan sindrom demam berdarah. Epidemi virus Ebola ini tinggi di daerah Afrika termasuk Zaire, Gabon, Pantai Gading, dan Sudan. Biasanya virus Ebola ini dapat menyebar dengan cepat pada satu keluarga. Dimana jika salah satu anggota keluarga terinfeksi, anggota yang lain dengan mudah terinfeksi juga.

1.2. Identifikasi Masalah
1  . Apa Itu virus?
2  . Apa itu virus Ebola?
3  . Kapan virus tersebut pertama kali ditemukan?
4  . Dimana virus tersebut pertama kali ditemukan?
5  . Apa gejala seseorang terjangkiti virus tersebut?
6  . Apa dampak yang diakibatkan virus tersebut?
7  . Berapakah persentase harapan hidup korban?
8  . Bagaimana cara menakhlukan virus tersebut?
9  . Adakah vaksin untuk mencegah atau mengobati korban?
10 . Apa yang harus dilakukan untuk mencegah virus tersebut?

1.3. Rumusan Masalah

          Dari uraian identifikasi masalah di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

“Seberapa Bahayakah dan bagaimana melakukan pencegahan terhadap serangan virus Ebola?”

1.4. Tujuan
1.  Untuk mengetahui tentang Virus Ebola.
2.  Untuk mengetahui bahaya – bahaya bila terjangkiti Virus Ebola
3.     Untuk mengetahui ciri-ciri apabila seseorang terjangkiti Virus Ebola
4.     Untuk mengetahui cara mencegah terjangkitnya Virus Ebola






BAB II
Pembahasan
2.1. Landasan Teori
·        Ebola : a severe and often fatal disease in humans and nonhuman primates ( monkeys and chimpanzees ) caused by Ebola virus; characterized by high fever and internal bleeding; can be spread from person to person is largely limited to Africa. Bila hasil pencarian Kamus Bahasa Inggris Oxford tersebut diartikan ke bahasa Indonesia 
Dapat diartikan sebagai berikut:
Ebola : Sebuah wabah hebat atau bahkan fatal yang menyerang manusia dan mahluk bukan manusia berupa primara ( monyet dan simpanse ) yang disebabkan oleh virus Ebola; dicirikan dengan demam tinggi dan pendarahaan  atau luka dalam; dapat ditularkan dari orang ke orang yang biasanya terjadi di Afrika

·        Menurut situs ilmu Pengetahuan, nationalgeographic.com Ebola atau lebih dikenal dengan sebutan demam berdarah Ebola merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola yang pertama kali ditemukan di Afrika pada tahun 1976.

·        Sedangkan dari situs forum tanya jawab yahoo! Answer ditemukan penjelasan sebagai berikut: Ebola adalah sejenis virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae, dan juga nama dari penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Penyakit Ebola sangat mematikan. Gejala-gejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam. Tingkat kematian berkisar antara 50% sampai 90%. Asal katanya adalah dari sungai Ebola di Kongo.

·        Virus Ebola sebenarnya termasuk salah satu virus yang menyebabkan sindrom demam berdarah. Epidemi virus Ebola ini tinggi di daerah Afrika termasuk Zaire, Gabon, Pantai Gading, dan Sudan.
Biasanya virus Ebola ini dapat menyebar dengan cepat pada satu keluarga. Dimana jika salah satu anggota keluarga terinfeksi, anggota yang lain dengan mudah terinfeksi juga.

Sejarah Ditemukan Virus Ebola

Virus Ebola ditemukan di Sudan dan Zaire pada tahun 1976. Habitatnya di alam belum diketahui, begitu pula prosesnya menjadi epidemic. Nama Ebola sendiri datang dari nama sungai dekat tempat ditemukannya virus ini.
 Ebola, atau lebih dikenal dengan sebutan demam berdarah Ebola merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola yang pertama kali ditemukan di Afrika pada tahun 1976. Gejala awal penyakit ini berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, sakit tenggorokan dan gejala lain yang disertai dengan diare, muntah, sakit perut. Dalam beberapa kasus penyakit ini bahkan menyebabkan ruam, mata merah dan pendarahan secara internal dan eksternal.
The National Institutes of Health mencatat hampir 90 persen orang yang terinfeksi virus Ebola, meninggal dunia. Virus ini mewabah di beberapa negara Afrika seperti Republik Demokratik Kongo, Gabon, Sudan, Pantai Gading, dan Uganda.

            Virus Ebola dapat hidup di atmosfer selama beberapa menit, kemudian akan mati oleh sinar ultraviolet. Saat ini virus Ebola merupakan virus yang sangat mematikan. Virus Ebola merusak jaringan dan sel tubuh dan menyebabkan kematian dalam jangka waktu kurang dari 2 minggu. 


Habitat Virus Ebola
Sebenarnya manusia bukanlah sarang alami dari virus Ebola. Orang pertama kali terjangkit virus ini diyakini mereka yang melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus tersebut. Hewan yang berpotensi menyebarkan virus Ebola kepada manusia antara lain simpanse, gorila, antelop hutan, monyet cynomolgus.
Setelah seseorang terinfeksi dari hewan maka orang tersebut berpotensi menyebarkan virus kepada orang lainnya melalui cairan darah, air liur, lendir.
Para ilmuwan hingga kini masih belum mengetahui darimana virus Ebola berasal. Penelitian menunjukkan jika kelelawar dapat terinfeksi virus Ebola namun mampu bertahan dengan virus tersebut tanpa terjangkit penyakit Ebola. Kelelawar diklaim sebagai hewan yang memainkan peran penting mempertahankan virus di alam
.

Penularan Virus Ebola
Penyebaran virus Ebola antar manusia bisa melalui makanan atau berpegangan. Kontak langsung dengan darah atau cairan yang terkontaminasi juga bisa menginfeksi manusia. Tidak hanya itu, manusia juga bisa terinfeksi hanya dengan menyentuh objek (misalnya jarum) yang sudah terkontaminasi. Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita Ebola. Misalnya darah, feses, urin, ludah dan keringat.
Setelah seseorang terinfeksi dari hewan maka orang tersebut berpotensi menyebarkan virus kepada orang lainnya melalui cairan darah, air liur, lendir.
Berdasarkan beberapa pengalaman di beberapa negara tempat kasus ini terjadi, Ebola sering menyebar dan menyerang para pekerja di bidang layanan kesehatan masyarakat. Tentu saja hal ini lumrah karena mereka bertugas merawat pasien yang terjangkit virus. Terlebih jika mereka tidak menggunakan pelindung seperti masker dan sarung tangan. Penggunaan jarum suntik yang baru juga sebagai sarana penyebaran virus.



Gejala Terjangkitnya Virus Ebola
                    Biasanya gejala awal yang tampak seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, sakit perut dan diare. Terkadang disertai dengan sakit tenggorokan, cegukan, dan mata merah dan gatal.
Tanda-tanda dan gejala lain yang biasanya muncul antara lain muntah, perdarahan pada hidung, muntah darah, dan mata berdarah.
Selanjutnya pada kondisi yang lebih parah dapat ditemukan nyeri dada, shok bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian.
Untuk itu sangatlah baik jika kita mengenali apa-apa saja yang menjadi penyebab penyakit infeksi ini. Tercatat telah terjadi 1.850 kasus dari Virus Ebola dan 1.200 korban meninggal dunia dan
·         Setelah gejala-gejala diatas virus Ebola mulai berreplikasi. Virus Ebola menyerang darah. Sel darah yang mati akan menyumbat kapiler darah dan menyebabkan kulit memar, melepuh bahkan larut seperti kertas basah.

·         Pada hari ke-6 darah keluar dari mata, hidung, dan telinga. Selain itu penderita memuntahkan cairan hitam yang merupakan jaringan dalam tubuh yang hancur.

·         Pada hari ke-9 biasanya penderita meninggal dunia.
Penyebab Inveksi Virus Ebola
                    Demam berdarah Ebola disebabkan oleh 4 dari 5 spesies Ebola. Keempat virus tersebut antara lain EBO-Z, Ebola Virus Sudan (EBO-S), Ebola virus Côte-d’Ivoire (EBO-C), dan Ebola virus Bundibugyo (EBO-B). Sedangkan spesies Ebola kelima adalah Ebola virus Reston (EBO-R). Spesies EBO-R sebenarnya bisa juga menginfeksi manusia, namun sekarang ini telah dilaporkan bahwa infeksi EBO-R tidak menyebabkan penyakit.
Pria dan wanita memiliki peluang yang sama terkena infeksi Ebola. Misalnya pria. Pria yang bekerja di hutan (terutama di Afrika atau Filipina) memiliki risiko yang lebih besar terinfeksi virus Ebola. Nah, jika kebetulan anda telah terinfeksi virus ini, sangat dianjurkan bagi anda untuk mendapat terapi yang tepat agar semua keluhan di atas dapat teratasi.

Terapi Untuk Korban Terjangkiti Virus Ebola
Sebenarnya tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini. Untuk saat ini pasien hanya mendapat terapi pendukung seperti cairan elektrolit yang berfungsi untuk mempertahankan kadar oksigen dan tekanan darah si pasien.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam terapi penyakit infeksi Ebola.

1.  Perawatan harus diberikan secara ketat. Karena virus Ebola sangat mudah menular.
2.  Semua cairan yang keluar dari tubuh pasien baik itu liur, urin, ataupun darah harus ditangani secara hati-hati. Karena dari cairan-cairan ini virus Ebola pun dapat menular.
3.  Jika pasien meninggal, sebisa mungkin dikubur secepatnya dengan kontak sedikit mungkin.


Pencegahan Terhadap Serangan Virus Ebola
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, virus Ebola mampu menular dari satu manusia ke manusia lain hanya dengan kontak langsung saja. Untuk itu pencegahan terhadap penyakit infeksi Ebola ini pun cukup sulit.
Yang paling terutama adalah menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus Ebola sebisa mungkin. Hindari jabat tangan, berciuman, dan melakukan hubungan seks dengan penderita. Meskipun wabah Ebola banyak terjadi di negara-negara Afrika, bukan tidak mungkin virus tersebut dapat menyebar ke seluruh dunia.
 Apabila ada anggota keluarga terinfeksi virus ini sangat dianjurkan agar orang tersebut dirawat di rumah sakit. Begitu juga apabila ada teman anda yang meninggal akibat penyakit ini, usahakan jangan ada kontak langsung dengannya.
Dan bagi beberapa pekerja di hutan daerah epidemi penularan virus Ebola, sangat dianjurkan untuk selalu memakai sarung tangan agar tidak kontak langsung dengan objek-objek yang mungkin telah terkontaminasi.


Serangan-Serangan Awal Virus Ebola
PADA tahun 1967 terjadi wabah virus mematikan yang kemudian disebut virus Marburg karena penderita pertama yang diketahui adalah seorang pekerja pabrik vaksin Behringwerke di Marburg, Jerman. Tugas sehari-hari pekerja itu adalah menangani binatang-binatang percobaan untuk membuat vaksin, terutama monyet-monyet tertentu dari Afrika Tengah.
Korban berikutnya adalah seorang dokter hewan dari Yugoslavia yang juga menangani monyet-monyet dari jenis yang sama dengan yang dibawa ke Marburg. Korban wabah virus Marburg ini, setidaknya yang tercatat, tidak banyak.
Negara-negara Eropa segera menghentikan impor monyet-monyet yang diduga membawa virus tersebut, sementara yang sudah masuk ke Eropa dimusnahkan.
Kira-kira sepuluh tahun kemudian, tahun 1976, terjadi wabah lagi yang disebabkan oleh virus yang serangan utamanya terjadi di tepian sungai Ebola, juga di Afrika Tengah. Para pakar virus dari WHO dan CDC Amerika Serikat didatangkan ke sana.
Pada mulanya, mereka mengira virus sejenis virus Marburg sebagai penyebabnya karena gejala awal penyakit yang ditimbulkan mirip penyakit Marburg, hanya lebih ganas. Tetapi, kemudian mereka berkesimpulan bahwa virusnya adalah jenis baru dan diberi nama virus Ebola.

Vaksin Virus Ebola
Kapanlagi.com – Salah satu penyakit paling berbahaya di dunia yang disebabkan virus Ebola tak lama lagi bisa dicegah penularannya, sebab vaksin Ebola telah sukses diujikan terhadap primata dan dalam waktu dekat bakal diujikan ke tubuh manusia.
Tim peneliti dari Amerika dan Kanada yang dipimpin Dr Anthony Sanchez melaporkan perkembangan tersebut dalam pertemuan ke-162 Komunitas Mikrobiologi Umum yang digelar di gedung Pusat Konferensi Internasional Edinburgh, Senin (31/3).
“Ancaman biologi yang disebarkan oleh virus Ebola tidak bisa kita abaikan. Wabah Ebola yang mematikan terus merebak,” kata Sanchez, seperti dikutip dari situs www.eurekalert.com – situs informasi terkini perkembangan sains dan teknologi.
Sanchez mengatakan, dengan pola transportasi perjalanan lintas benua dan pariwisata yang berkembang demikian masif beberapa waktu terakhir telah membuat Ebola menyebar dari tempat paling terasing ke seluruh belahan di dunia.
“Dan Ebola sudah menjadi potensi terbesar bagi hadirnya senjata berupa bio-terorisme. Kita benar-benar membutuhkan perlindungan berupa vaksin,” ungkapnya.
Sampai saat ini, tercatat sekitar 1.850 kasus demam akibat virus Ebola terjadi di seluruh dunia. Gejala awal sakit akibat virus ini antara lain berupa demam, sakit kepala, tenggorokan kering, lemas, pilu otot, diare, dan sakit perut.
Gejala lain yang kerap ditunjukkan oleh orang yang terpapar Ebola adalah bintik-bintik merah di kulit, mata merah, dan mata berdarah.
Demikian mematikannya penyakit ini sehingga menurut statistik, angka kematian akibat virus Ebola mencapai 90%, artinya hanya 10% saja pasien virus Ebola yang dapat selamat.
Karena sifatnya yang sangat mematikan, upaya memproduksi dan menguji vaksin Ebola sangatlah sulit dilakukan oleh para ahli. Salah satu faktor yang menghambat penelitian vaksin Ebola ini adalah minimnya fasilitas perlindungan laboratorium yang bisa melindungi staf peneliti.
“Virus Ebola punya ancaman tingkat 4,” kata Sanchez.
“Sama sulitnya dengan memperoleh staf dan fasilitas yang tepat, vaksin untuk virus seperti demam Ebola, Marburg, dan Lassa juga susah diproduksi karena mereka `membunuh` virus-virus yang memacu antibodi darah. Untuk virus-virus yang mematikan seperti Ebola, kita perlu mendapat respon sel yang segera, yang melibatkan produksi sel-T pembunuh sebelum kekebalan tubuh cukup kuat untuk mencegah atau menangkal infeksi,” kata dia menjelaskan.
Para peneliti saat ini menggunakan berbagai teknik re-kombinasi DNS, yang memungkinkan mereka memicu respon sel dan memproduksi vaksin yang efektif terhadap primata bukan-manusia.
Salah satu kandidat vaksin yang akan diujikan kepada manusia untuk pertama kalinya adalah vaksin yang sudah memasuki fase uji-klinis pertama pada 2006.
“Infeksi virus Ebola di dalam tubuh manusia memang bisa sangat mematikan, tapi monyet membuktikan berhasil selamat dari infeksi virus tersebut dan ini bisa menjadi contoh yang sangat bermanfaat bagi uji-coba terhadap binatang,” katanya.
Pengujian vaksin Ebola yang menggunakan primata bukan-manusia menunjukkan hasil yang gamblang, dan memberikan perkembangan yang menjanjikan bagi hadirnya vaksin pelindung, tambahnya.
“Keberhasilan uji-coba vaksin di tubuh manusia ini akan jadi berita gembira buat kita semua, karena kita bisa membekali tenaga medis kita bila wabah Ebola merebak. Kita bisa mencegah angka kematian yang tinggi dan mengendalikan penyebaran penyakit berbahaya ini,” kata peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat itu.
Selain mengumumkan perkembangan penelitian mereka, tim dari Amerika Serikat juga berharap temuan ilmiah mereka bisa memacu penelitian di vaksin penyakit menular lainnya seperti virus Marburg, HIV, dan flu burung. (*/cax)
Contoh Kasus Virus Ebola (1)
REPUBLIKA.CO.ID,  KAMPALA -- Virus Ebola yang mematikan kembali mewabah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan virus yang ganas itu telah menewaskan 13 orang di Uganda.WHO menyatakan sedang mencegah kian memawabahnya virus yang mematikan itu.
 


              Joaquim Saweka, perwakilan WHO di Uganda mengatakan infeksi Ebola diduga muncul pada awal Juli di Kabupaten Kibale, sekitar 170 kilometer (100 mil) barat ibu kota Kampala.

             "Ada sebanyak 20 orang diduga terjangkit Ebola dan 13 dari mereka telah meninggal," kata Saweka.

           "Satu tim ahli dari pemerintah, WHO dan CDC (Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat kini berada di lapangan dan menindaklanjuti pada semua kasus yang dicurigai, dan mereka yang melakukan kontak dengan pasien."

             Saweka mengatakan asal-usul wabah belum dikonfirmasi, tetapi 18 dari 20 kasus dipahami terjadi pada satu keluarga.

           Kibale dekat Republik Demokratik Kongo (DRC) merupakan tempat virus itu muncul pada tahun 1976, mengambil nama dari Sungai Ebola.

             Gejala-gejala termasuk demam mendadak, sangat lemah, nyeri otot, sakit kepala dan sakit tenggorokan, diikuti oleh muntah, diare, ruam ginjal, gangguan fungsi hati dan perdarahan internal maupun eksternal.

             Ebola terakhir di Uganda dilaporkan pada Mei tahun lalu ketika menewaskan seorang gadis 12-tahun.

             Negara yaling dahsyat dilanda wabah itu pada tahun 2000 ketika 425 orang terinfeksi, dan lebih dari separohnya di antaranya meninggal.

2.2. Pembahasan
Untuk dapat mengetahui bahaya Virus Ebola, Kita dituntut untuk memahami segala macam mengenai virus itu sendiri. Sehingga kita mampu mengantisipasi dan bertindak dengan aman apabila kita berpergian ketempat dekat dengan lokasi dimana serangan virus Ebola sering memangsa ataupun apabila serangan virus sudah mendekati kota-kota tempat penduduk. Karena hal tersebut merupakan mimpi buruk seluruh penduduk dunia, dan alangkah baiknya jika kita mengetahuinya.
Walaupun telah banyak peneliti di bidang Virologi yang berusaha menemukan vaksin dan mencoba menyembuhkan korban terjangkit virus Ebola, Namun tetap belum dapat ditemukan jalan keluarnya. Tercatat 1.850 kasus Ebola dan 90% diantaranya korban meninggal dunia. Angka tersebut merupakan angka persentasi kematian yang cukup besar. Salah satu pendukungnya adalah belum ditemukannya vaksin untuk virus tersebut. Sementara waktu, vaksin yang bekerja 100% hanya pada Simpanse dan Kera, namun belum pada manusia.
Dalam Upaya penyembuhan pasien dilakukan dengan beberapa hal yang masih belum bisa dikatakan maksimal. seperti menyeimbangkan cairan pasien, menjaga tekanan darah dan kadar oksigen serta menjaga pasien yang terjangkit dari hal-hal yang dapat menyebabkan infeksi. Kesemua itu dilakukan dengan mode terapi perawatan khusus. Namun, tak ada pasien yang dapat bertahan hidup lebih dari 3 minggu.
Hambatan utama dalam penelitian dan pembuatan Vaksin untuk virus Ebola adalah minimnya fasilitas perlindungan laboratorium yang bia melindungi staff peneliti atau ahli mengingat ancaman virus Ebola yang merupakan tingkat 4 atau tinggi menurut para ahli. Virus Ebola sangat mudah menular dan membutuhkan perlakuan khusus. Virus Ebola, Marburg, dan Lassa juga sulit diproduksi karena mereka `membunuh` virus-virus yang memacu antibodi darah. Untuk virus-virus yang mematikan seperti Ebola, kita perlu mendapat respon sel yang segera, yang melibatkan produksi sel-T pembunuh sebelum kekebalan tubuh cukup kuat untuk mencegah atau menangkal infeksinya.
Ancaman Wabah Virus Ebola yang mematikan terus merebak. Dengan pola transportasi perjalanan lintas benua dan pariwisata yang berkembang demikian masif beberapa waktu terakhir telah membuat Ebola menyebar dari tempat paling terasing ke seluruh belahan di dunia. Dan Akan menjadi mimpi buruk apabila Ebola sudah menjadi potensi terbesar bagi hadirnya senjata berupa bio-terorisme. Maka benar-benar di butuhkan vaksin yang mampu menangkalnya apabila Virus Ebola benar-benar dijadikan senjata biologis oleh para terroris.
Sejauh ini belum banyak yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan korban terjangkit virus Ebola. “Mencegah lebih baik daripada mengobati” Kata tersebut pantas adanya untuk di gunakan sebagai pedoman langkah yang harus dilakukan. Mencegah terjangkitnya virus Ebola  adalah hal yang satu-satunya dilakukan. Hindari kontak langsung, seperti jabat tangan, berciuman, ataupun terkena cairan dari penderita atau korban Virus Ebola. Apabila ada korban yang memiliki gejala terjangkit Ebola yakni muntah, perdarahan pada hidung, muntah darah, mata berdarah, kulit memar dan melepuh-laut seperti kertas basah, langkah terbaik ialah membawa korban ke rumah sakit yang menangani Virus atau menghubungi rumah sakit yang menangani virus untuk meminta melakukan tindakan penjemputan terhadap korban terjangkit Ebola. Dan bila berada di hutan daerah epidemi penularan virus Ebola, sangat diwajibkan untuk selalu memakai sarung tangan dan peralatan pelindung pencegah kontak langsung agar tidak kontak langsung dengan objek-objek yang mungkin telah terkontaminasi.
2.3. Kesimpulan
                   Pada uraian pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa untuk mengetahui Seberapa Bahayakah dan bagaimana melakukan pencegahan terhadap serangan virus Ebola, kita harus:
·         Mengetahui perihal tentang Virus Ebola
·         Mengetahui lokasi epidemik virus Ebola
·         Memahami dan membedakan ciri orang yang terjangkit dan tidak terjangkiti virus Ebola
·         Mempelajari virus Ebola
·         Memahami tingkat ancaman virus Ebola
·         Menghindari kontak langsung dengan orang lain yang tidak dikenal

BAB III
Penutup

3.1.   Kesimpulan
Untuk dapat mengetahui Seberapa Bahayakah dan bagaimana melakukan pencegahan terhadap serangan virus Ebola,, kita perlu:

A.   Kita harus memiliki pengetahuan mendalam tentang virus Bahaya dan bagaimana melakukan pencegahan terhadap serangan virus Ebola.
B.   Kita harus mengetahu media-media penularan virus Ebola untuk menjangkiti korbannya
C.   Kita harus mengetahui ciri-ciri pasien atau orang yang terjangkiti virus Ebola dan mencoba untuk menghindari kontak langsung dengan penderita, baik cairan, kotoran, maupun lendir
D.   Kita harus menggunakan pelindung seperti masker dan sarung tangan apabila harus berkontak langsung dengan penderita yang terjangkiti virus Ebola
E.    Kita harus berhati-hati apabila menemukan bangkai hewan seperti kera, simpanse dan monyet. Usahakan untuk tidak melakukan kontak langsung dengan bangkai tersebut.
3.2 Kritik dan Saran
1.     Sebaiknya mengetahui dengan jelas tentang bahaya serangan virus Ebola,
2.     Sebaiknya tidak berpergian ke tempat dimana terjadinya kasus virus Ebola
3.     Apabila keadaan mendesak untuk mengunjugi lokasi terjadinya kasus virus Sebaiknya tidak berpergian ke tempat dimana kasus virus Ebola,  seperti negaranya, usahakan tidak membuat kontak langsung dengan objek sekitar.















Daftar Pustaka








Saturday, March 30, 2013

Cerpen : Tetaplah Tersenyum, Kawan


                Fresh graduate dari SD benar-benar terasa masa-masa SD itu masa dalam pendidikan yang paling panjang. Bayangin aja, jenjang pendidikan lain Cuma 3 tahun dan SD 6 tahun. Tapi, ngga jarang orang yang melupakan masa SD-nya. Memang hidup tuh pilihan. Ngga salah tapi percaya dari sana kita belajar dasar-dasar untuk hidup dan berfikir. Jadi, kalau masih SD udah begajulan SD, SMP, SMA juga gitu? Ngga juga sih.
            Ok, waktunya untuk berjalan meninggalkan kenangan. Nostalgia memang bagus. Tapi kalau kebanyakan itu membuat kita berjalan di tempat dan berfikir untuk mengulangi masa lalu itu terus. Apalagi kalau punya kisah cinta waktu SD. Sungguh terlalu, masih SD aja udah mulai main cinta-cintaan yah. Tapi itu kenyataan.
            Sekarang bukan Kelas 6 lagi. Tapi kelas 7, lebih tepatnya 1 SMP. Semua kenangan sudh saatnya untuk di timbun dalam peti masa lalu di pulau nostalgia. Gue sudah harus mulai membiasakan diri dengan sekolah itu. Beruntung tak ada lantai dua. Semuanya mendatar tanpa ada satu set pun tangga. Beberapa hal unik  Gue temukan di sini. Teman 100% baru. Karena semuanya kontras dengan apa-apa yang ada pada SD  Gue dulu. Terlebih Gue dapat shift siang.
            Selalu terkenang dengan dia. Itu adalah masalah yang begitu menyiksa. Tiap pertengahan jam pelajaran Gue terkadang menoleh ke luar jendela dan melihat langit selatan; arah rumahnya. Dialah Zhafira, cinta pertama penantian terpanjang. 7,5 tahun. Terdengar aneh tapi itu nyata. Memang tak pernah ada habisnya cerita-cerita itu. Hingga Gue berada di SMP 10 Gue ngga bisa memalingkan hati. Aneh juga, begitu banyak bintang berpijar Cuma satu yang terangnya terlihat.
 Beberapa teman seperti Ari Gautama, temen Gue yang dipanggil tokek karena badannya ceking itu memang memberi inspirasi. Menjelang semester II musibah menimpanya sehingga harus merelakan salah satu kakinya. Dia anak yang periang dan suka bercanda, sedikit suka meledek orang lain, tapi selalu membuat orang yang diledeknya juga ketawa geli. Beda dengan Zulfikar, menjengkelkan jadi jelas apa yang terjadi sama dia kan?
 Berhari-hari Ia tidak Masuk, berminggu-minggu, dan berbulan bulan. Kecelakaan di terowongan apron bekas bandar udara kemayoran itu membuatnya harus sementara menggunakan sepasang tongkat. Tapi ia berusaha untuk datang padahal belum bisa betul pakai tongkatnya. Sesekali terlihat kesulitan. Pernah suatu, hari waktu pulang sekolah dia sedikit terpeleset dengan tongkatnya. Cukup mengagetkan 20 orang dalam radius 5 meter.
Waktunya pelajaran bahasa indonesia, kali ini kompetensi yang harus di selesaikan ada 2 yaitu menulis dan membacakan puisi dan menilai cara pembacaan puisi orang lain. Oke-oke dulu waktu SD Gue sering ikut Theater. Terasa bergunanya untuk memunculkan gesture dan PeDe yang kadang nge-drop kalau udah berdiri di depan teman-teman.  Gue lirik si Ari. Dia ngga mau puisinya di lihat. Bener-bener kejutan katanya. “Emangnya apanya kejutan. Kejutan mah ulang tahun sana”, ledek Gue. “Udah giliran lu tuh.” Kata Moko.
Membacakan puisi berceritakan kronologi dan penyesalannya sewaktu ketika ia menolak ajakan ayaknya yang akan mengantarkannya pergi ke suatu tempat ketimbang bermain sepeda sama temannya membuat Gue tersentuh dan teman-teman tidak tanggung-tanggung memberikan nilai seratus untuk dia. Dia juga ikut menangis, entah tangis penyesalan apa lagi. Absesnsi yang banyak Ari habiskan karena dia pakai untuk pengobatan alternatifnya membuat ketentuan sekolah memaksanya untuk tinggal kelas. Jatuh dan ketimpa tangga, ibarat harapan putus tapi mau ngga mau harus di jalani. Dia terima dengan sabar.
Itulah Ari “Tokek” udah nginspirasi dan memberi kita banyak canda tawa dan kenangan. Walaupun dia ngga naik kelas, tapi dia selalu berusaha untuk tetep bisa ketawa dan bercanda untuk orang sekitarnya. Walaupun mungkin ada duka di dalam hati dan penyesalannya, tapi dia ngga mau terpuruk dalam kesedihan terlalu lama. [END] [Berdasarkan kisah nyata | Kesamaan tokoh dan tempat hanya kebetulan belaka]